• 14

    Mar

    Budiono Bukan Boediono

    Mas Tri, rekan saya di kantor bercerita, Arya (reporter detiksport) memiliki buku berjudul : 100 Tokoh Pers Indonesia. “Pak Budi juga ada di buku itu,” tutur Mas Tri. Beberapa hari kemudian Arya membawakan buku itu. Covernya bagus. Saya pun segera mencari halaman yang memuat tentang diri saya. Tepatnya di halaman 406. Judulnya: Boediono “Tak ada Deadline, Tak Ada Beban”. Dalam tulisan profil mengenai diri saya sepanjang tiga halaman, nama saya selalu ditulis Boediono. Ejaan nama saya itu begitu mengganjal. Budiono ditulis Boediono. Memang bedanya hanya “U” dengan “OE”. Toh tetap saja mengganjal. Kepada rekan rekan wartawan detikcom, selama ini saya selalu mengatakan, jangan sekali sekali menulis nama orang dengan salah. Orang selalu saja
-

Author

Saya Budiono Darsono, salah satu founder detikcom. Founder yang lain adalah Abdul Rahman, Didi Nugrahadi dan Yayan Sofyan. Saya lahir di Semarang, 1 Oktober 1961.

Follow Me