Jul 17 2008

Dari 35 Iklan Menjadi 15 Iklan Saja

Published by budiono at 15:34 under detikcom

9 Juli 2008, bertepatan dengan usia detikcom yang ke-10, wajah depan detikcom berubah. Seperti sudah saya katakan, warna hijau telur, biru dan kuning tetap dipertahankan. Yang berubah sangat fantastis adalah jumlah iklan. Dulu di halaman depan ada 35 iklan, kini tinggal 15 iklan. 20 Banner iklan kami pangkas.

Bejibunnya 35 iklan di halaman depan detikcom itulah yang selalu dikeluhkan pembaca. Terlalu berat, terlalu riuh. Hujatan dari para kritikus lewat berbagai blog sangat kami pahami. Kami mendengar. Namun, untuk mengurangi jumlah iklan tentu bukan perkara gampang. Ada urusan pendapatan. Ada kepentingan para pemasang iklan.

Maka melalui serangkaian diskusi panjang, baik internal maupun dengan para pemasang iklan, rencana mengubah halaman depan detikcom dirancang sejak 9 bulan lalu. Semula, kami berniat hanya menyisakan 4 iklan saja di halaman depan. Namun, keinginan itu terpaksa kami urungkan dulu.

Mengapa? Pasar perlu transisi. Dengan hanya 4 iklan, harga iklan pasti naik kelewat tinggi. Ini bisa membuat para pemasang iklan kaget. Dari masukan para pemasang iklan, akhirnya disepakati, perubahan halaman depan detikcom ada 15 iklan saja. Ini pun harga iklan naiknya tetap lumayan tinggi. Dan yang membuat kami bersyukur, peminatnya tetap tinggi.

Mengapa? Share of Voice jadi kian tinggi. Ukuran banner bisa lebih gede. Posisi iklan tidak bertumpuk-tumpuk. Singkat kata pemasang iklan senang. Pembaca pun tidak lagi diriuhi dengan 35 iklan seperti selama ini. Dan kami tetap berproses menuju hanya 4 iklan di halaman depan.

Kapan? Sabar donk!!




8 Responses to “Dari 35 Iklan Menjadi 15 Iklan Saja”

  1.   ogion 17 Jul 2008 at 20:05

    aku tunggu sampai bisa 4 iklan beneran. Kl dah 4 iklan, kuerrennnn dech.

  2.   kwon 17 Jul 2008 at 20:55

    menuju zero iklan, kira-kira kapan? :)

  3.   tonosauron 17 Jul 2008 at 21:00

    kapan.??? : D

    hmm..
    sudah lama juga ngga ngedetik..
    nanti liat2 ah..

  4.   budionoon 17 Jul 2008 at 21:04

    Zero iklan? Aku ikut sampeyan wae mas. He..he….

  5.   Wawanon 18 Jul 2008 at 13:39

    tak peduli angka 35, 15 atau zero iklan, tetap baca detik

  6.   pagumanon 19 Jul 2008 at 04:02

    oh 4 iklan yah…kirain mo single banner aja di Wp nya salah denger gosip klo githu hehehehe.

  7.   Okto Silabanon 20 Jul 2008 at 01:54

    4 iklan saja?
    Mantap..!!

  8.   Andy OrangeMoodon 27 Jul 2008 at 12:33

    Pak Budi, salam kenal.

    Mengenai “Pasar perlu transisi. Dengan hanya 4 iklan, harga iklan pasti naik kelewat tinggi. Ini bisa membuat para pemasang iklan kaget.” seharusnya bisa diatasi model CPM bukan?

    thanks.

    “Andy OrangeMood is Online Advertising & Business Consultant”

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply