Jun 12 2008

Telkom Dekati Portal Berita detik.com

Published by budiono at 15:43 under detikcom

Ini berita saya cuplik dari Koran Tempo edisi Kamis, 12 Juni 2008 di halaman A23. Begini cuplikan 2 alinea terakhir dari berita berjudul Telkom Siapkan Bisnis Content:

Sumber Tempo di Telkom menyebutkan, perusahaan milik negara itu sebenarnya telah mendekati portal berita detik.com untuk menjadi anak usaha bidang content.

Ketika dimintai konfirmasi, Indra (Indra Utoyo, Direktur Teknologi dan Informasi Telkom) mengakui adanya rencana pembelian itu. “Tapi tidak jadi,” kata Indra tanpa menyebutkan alasannya. Sementara itu, Pemimpin Redaksi detik.com Budiono Darsono enggan berkomentar. “Sebaiknya hal ini ditanyakan saja ke Telkom,” kata dia.




16 Responses to “Telkom Dekati Portal Berita detik.com”

  1.   Paman Tyoon 12 Jun 2008 at 22:01

    Terus, saya musti nanya siapa? Ke KorTem ‘kali yak? :D

  2.   ndoro kakungon 13 Jun 2008 at 12:30

    loh telkom kan sudah menjawab, kan disuruh nanya lagi sih? :P

  3.   Wawanon 13 Jun 2008 at 14:17

    Anda bertanya, kami menjawab. Silahkan dicerna sesuai persepsi masing-masing :)

  4.   tatunkaon 13 Jun 2008 at 15:09

    Paman To, Tanya aja ke rumput bergoyang…hihihihiiiii…

    Denger denger sih Portal nya terlalu tinggi…..Kasihan Telkom-nya klo masang kabel nanti…bisa-bisa kena petir…

  5.   ugluon 14 Jun 2008 at 11:58

    bukan kebalik kabar itu. Sumbernya keliru kali!

  6.   budionoon 14 Jun 2008 at 14:53

    Husyy..jangan sembarangan…!!!

  7.   vlisaon 15 Jun 2008 at 19:44

    THis is the funniest story of the week. Tapi itu wawancara beneran kan, bukan virtual atau imajiner, seperti yang kerap dilakukan di blog-nya ndoro…………..kabuuurrrr dulu, resik2 spam.

  8.   sosyson 16 Jun 2008 at 16:51

    Mas budi,

    Support website gw donk : http://bennykusman.com

    Kalau boleh, taruh di blog rollnya ya..

  9.   HYon 16 Jun 2008 at 18:42

    itu postingnya maksudnya apa sih?

    konfirmasi bukan, klarifikasi bukan, koreksi bukan…. apa??

    apa????

    gak jelass….

  10.   budionoon 16 Jun 2008 at 19:19

    Yang perlu dikonfirmasi apanya? Klarifikasi, mananya lagi? Koreksi…? Emang bagian mana sih yang salah? Hasan….Hasan….masih juga Bla..bla…bla…..!

  11.   ogion 17 Jun 2008 at 20:41

    harusnya telkom bikin sendiri aja, biar lebih seru bisnis content di indonesia

  12.   rumahideon 28 Jun 2008 at 19:54

    ceritanya…. layu sebelum berkembang… nih?

  13.   pagumanon 19 Jul 2008 at 04:16

    ko nama saya di sebut2 pa…ups salah org yah….klo detik di beli telkom ga independen lagi donk ntar ga seru hihihi…ngacir…

  14.   muhta sadilion 31 Jul 2008 at 21:39

    jangan mau dibeli mas budi. Tapi,… siapa juga yang mau jual. Budiona adalah detik, kan kurang elok kalau detik sedikit lagi jadi telkom.

  15.   Kejutan Kecil, Tipping Point « Rumah Ideon 02 Aug 2008 at 23:11

    [...] Nah, berapa besar energi untuk berubah, tentu saja tergantung berapa besar perubahan yang ingin dihasilkan. Kompas.com butuh bermilyar-milyar rupiah untuk berubah wajah dan melahirkan Kompas.com Reborn. Konon, ada yang bilang, “Mereka sudah habis Rp 10 miliar.” Lalu ada yang nyeletuk,” mereka memindahkan dana investasi yang kabatnya cukup untuk membikin sebuah hotel Santika baru. Mana yang benar? Jangan percaya isu. Telkom pun ingin berubah. Mereka ingin masuk ke bisnis content. Mereka sudah mendekati Detik.com tapi belum ada kata sepakat. Kata orang lewat, “Detik.com ditawar Rp 100 miliar tapi nggak mau.” Baca konfirmasi dan kabarnya di sini [...]

  16.   zoelon 02 Sep 2008 at 23:47

    Enakan mandiri, intinya content ngga gampang disetir bos..!!!

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

jika anda melihat tulisan ini, aktifkan css anda
It sounds like SK2 has recently been updated on this blog. But not fully configured. You MUST visit Spam Karma's admin page at least once before letting it filter your comments (chaos may ensue otherwise).